Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghapus Bloatware di Android Tanpa Root

Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membagikan sebuah langkah sederhana terkait bagaimana caranya untuk menghapus bloatware di perangkat android. Bagi sebagian orang mungkin sudah tahu untuk menghapus bloatware di android, kita memerlukan akses root, namun bagi kalian yang tidak terlalu suka untuk melakukan root perangkat android kalian, atau karena alasan masalah keamanan seperti saya ini, maka trik ini patut kalian coba.



Yang perlu diperhatikan

Sebelum memulai langkah dibawah, saya anggap kamu semua sudah mengerti atas apa yang akan kamu lakukan, mengerti struktur system android yang mirip linux, dan mengerti cara nguliknya. Namun jangan khawatir karena pada artikel kali ini saya akan menjelaskannya selengkap yang saya bisa agar kamu semua tidak salah arah dan dapat berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. 

Yang kamu butuhkan

Ada beberapa hal yang kamu butuhkan untuk melakukan beberapa langkah singkat dibawah, dan berikut adalah diantaranya:
  • Pertama. Kamu perlu PC atau Laptop Windows untuk melanjutkan langkah ini. 
  • Kedua. Silahkan kamu download ADB Tools yang dapat kamu ambil dari link berikut. Pastikan kamu mendownload versi paling baru yang tersedia disana. Kamu bisa menginstallnya, namun disini saya lebih memilih menggunakan versi Portable yang dapat kamu ambil pada link berikut.
  • Ketiga. Silahkan kamu aktifkan USB Debugging pada Developer Options, langkahnya mirip mirip dengan apa yang baru baru ini saya tulis di halaman berikut
  • Keempat. Silahkan kamu download dan install App Inspector yang dapat kamu ambil pada halaman Google Play Store berikut
  • Kelima. Memahami resiko yang ada, sebenarnya enggak ada resikonya sih karena dalam artikel kali ini saya akan berusaha menjauhkan kamu semua dari resiko, namun pada bagian langkah x dibawah, kamu harus benar benar sangat teliti, takutnya malah kamu menghapus aplikasi yang salah. 

Langkah Langkah

Berikut adalah langkah langkah singkat yang dapat kamu ikuti. Berikut adalah diantaranya:

Langkah 1. Pertama silahkan kamu Extract ADB Tools alias ADB Fastboot yang sudah kamu download sebelumnya. 


Langkah 2. Selanjutnya silahkan kamu Buka Command Prompt (tidak perlu as Administrator), dan selanjutnya silahkan kamu masuk ke Directory dimana ADB Tool tersebut berada. 

Catatan : Disini saya menyimpannya di folder C:\Users\gylan\Downloads\Minimal+ADB+Fastboot+1.4.3+(Portable), sekali lagi perlu diperhatikan bahwa disini saya menggunakan ADB Fastboot 1.4.3 Portable jadi tidak perlu melakukan instalasi aplikasi. 


Seperti pada gambar diatas, untuk masuk ke Directory di CMD, kamu hanya perlu memasukkan cd kemudian diikuti dengan lokasi directory dimana file ADB Fastboot berada, berikut contohnya. 

cd C:\Users\gylan\Downloads\Minimal+ADB+Fastboot+1.4.3+(Portable)

Langkah 3. Setelah kamu berada didalam directory ADB Fastboot,  silahkan kamu buka aplikasi App Inspector yang telah kamu download sebelumnya, selanjutnya silahkan kamu cari aplikasi yang akan dihapus dan klik pada aplikasi tersebut. 

Sebagai contoh disini saya akan menghapus aplikasi BABE yang menurut saya enggak terlalu berguna untuk digunakan. 

Selanjutnya silahkan kamu perhatikan pada bagian Package name, bila perlu silahkan dicatat karena akan sangat penting untuk langkah nomer 4 selanjutnya. 

Langkah 4. Selanjutnya didalam Command Prompt di perangkat PC kamu, silahkan kamu masukkan perintah berikut:

dir


Perintah dir tersebut untuk memastikan kamu sudah berada di directory yang tepat, dimana disana harus ada beberapa file seperti adb.exe dan lainnya, silahkan kamu sesuaikan dengan gambar diatas. Selanjutnya silahkan masukkan perintah berikut:

adb shell
Ketika perintah tersebut dijalankan akan ada proses yang cukup singkat (disini saya lupa screenshot namun intinya akan ada perintah daemon bla bla bla). Pada proses tersebut pada perangkat android akan muncul notifikasi seperti pada gambar berikut, silahkan kamu klik Allow atau Ijinkan. 


Langkah 5. Setelah proses sebelumnya sudah kamu ijinkan silahkan ketikkan kembali adb shell dan kamu harusnya akan diberikan tampilan seperti pada gambar berikut: 


Perlu diketahui bahwa penamaan DRG_sprout itu bisa saja berbeda sesuai perangkat yang digunakan, jadi silahkan hiraukan saja namanya, namun yang perlu diperhatikan adalah bagian / dan $ nya, itu adalah bagian indicator bahwa kamu berada dilokasi root (/) dan kamu menggunakan akses user ($). 

Nah dengan kata lain, tanpa akses root kamu tidak bisa menghapus apapun dari folder yang hak aksesnya lebih tinggi dari user. 

Langkah 6. Untuk menghapus aplikasi (dalam contoh saya kali ini akan menghapus atau melakukan uninstall aplikasi BABE) didalam Command Prompt melanjutkan langkah 6 diatas, silahkan kamu masukkan perintah berikut:

pm uninstall -k --user 0 lalunamapackagenametadi

Silahkan kamu perhatikan pada perintah diatas, untuk pm uninstall adalah perintah untuk uninstall aplikasi -k --user 0 untuk menghapus aplikasi pada default account, jika kamu punya dua akun misalkan, kamu bisa mengubah angka 0 menjadi 1 untuk akun kedua, kemudian untuk id.co.babe itu adalah package name dari aplikasi BABE yang sudah kita identifikasi pada langkah 3 diatas. 

Selanjutnya silahkan klik Enter, dan harusnya jika perintah dan langkah diatas sudah sesuai dengan apa yang saya jabarkan, akan muncul tulisan success menandakan aplikasi sudah berhasil di Uninstall. 


Jika kamu lihat pada daftar aplikasi terinstall atau terdisable sekalipun, aplikasi yang kamu pilih diatas sudah tidak ada lagi. Atau mudahnya kamu bisa buka kembali aplikasi App Inspector dan lihat apakah aplikasi sudah berhasil di Uninstall atau tidak. 



Kesimpulan dan Penutup

Metode yang saya jabarkan diatas ini benar benar dapat melakukan uninstall aplikasi yang biasanya hanya bisa di disable saja, atau bisa disebut juga dengan system bloatware, namun perlu diperhatikan bahwa file APK masih ada didalam system, biasanya berada dilokasi /system/app atau di /system/priv-app.

Kenapa file masih ada?, nah terkait dengan hal tersebut, langkah diatas memang dapat melakukan uninstall namun tidak menghapusnya, karena kita memerlukan akses root untuk menghapusnya secara manual dari directory /system/app atau di /system/priv-app. Namun sekali lagi metode diatas secara langsung bisa meringankan system kalian lebih baik dibandingkan dengan hanya melakukan disable aplikasi. Selain itu ukuran file instalasi yang masih tersimpan di system tersebut tidak akan memakan banyak kapasitas, karena ini hanya file apk nya saja bukan file apk yang sudah terinstal, paling hanya 10 - 20 mb aja.

Nah sekian artikel kali ini, silahkan dicoba, semoga berhasil dan semoga bermanfaat. 

*Artikel diperbarui 13 Oktober 2020 untuk menambah kualitas konten karena sejujurnya penulisan saya dulu masih acak acakan, banyak typo dan terkesan buru buru sekali. 

Terima kasih. 
Gylang Satria
Gylang Satria Part of WinPoin . Don't forget to follow my Twitter @gylang_satria. Also, you can visit my other blog at www.gylang.my.id

Post a Comment for "Cara Menghapus Bloatware di Android Tanpa Root"