Kenapa SSD dan RAM di Laptop Baru Banyak Yang Di Solder Kedalam Mainboard?

Sebuah pertanyaan umum mengenai dua perangkat penting ini, karena untuk saat ini sudah banyak perangkat yang mulai menggunakan mekanisme Solder untuk RAM dan SSD, misalkan saja Seri Macbook Pro dan Macbook Air 2018, selain itu ada juga Razer Stealth 2019, masing masing perangkat tersebut sudah termasuk SSD dan RAM yang tidak bisa di upgrade sendiri, dan apa yang dibeli itulah yang didapatkan. 

Sumber : Google

Pada seri laptop menengah kebawah seperti Asus K401UQ yang saya gunakan, 4GB RAM sudah tersolder kedalam mainboard, selain itu Asus A456UR pun sama, namun beruntungnya, perangkat tersebut masih menyediakan 1 slot ram tambahan, jadi masih memungkinkan untuk melakukan Upgrade RAM, selain itu SSD belum termasuk dan tidak tersolder. 

Kenapa Di Solder?

Ada beberapa alasan yang dapat saya temukan, kenapa banyak vendor mengeluarkan perangkat dengan SSD dan RAM yang disolder kedalam Mainboard, seperti Apple dan Razer. Berikut diantaranya :

  1. Harga : Menurut informasi dari Quora, kenapa Apple melakukan mekanisme solder ini adalah untuk menekan biaya produksi, dengan menggunakan SSD dan RAM yang disolder tentu saja tidak memerlukan sebuah konektor tambahan.
  2. Ketahanan : Dengan perangkat yang disolder kedalam mainboard, tentunya bisa meningkatkan ketahanan, dari kemungkinan perangkat lepas, atau bergeser dari konektor.
  3. Ukuran : Kebanyakan Ultrabook sekarang semakin tipis dan mungil, dengan otomatis untuk mendapatkan body ramping memerlukan perangkat yang mungil pula.

Kekurangan

Ya gak perlu dipungkiri menggunakan perangkat yang disolder akan memiliki banyak kelebihan namun tentunya banyak juga kekurangan, diantaranya :

  1. Jika perangkat SSD / RAM rusak, mainboard harus diganti, atau Ganti perangkat baru. Harga Macbook Pro sekitar $1700 US Dollars, dan ketika ada perangkat rusak, masa harus ganti lagi.
  2. Rusak mainboard, Data Hilang. Ya karena menurut Louis Rossman, untuk Macbook Pro keluaran 2018, tidak adanya socket untuk memindahkan data keperangkat lain, jadi tidak dimungkinkan untuk perbaikan data jika perangkat rusak.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan diatas, untuk saat ini banyak perangkat menengah keatas, sudah melakukan mekanisme soldering pada SSD dan RAM, namun tidak semua perangkat dan merek tentunya, misalkan ada Asus ROG yang masih menggunakan mekanisme konvensional, Menggunakan perangkat yang disolder tentunya memiliki banyak kelebihan, namun tentunya ada kekurangannya juga. Mungkin bagi sebagian orang tidak akan bermasalah dengan solder issue ini, namun jika data yang hilang dan perangkat rusak, apakah harus membeli perangkat baru dibandingkan dengan memperbaikinya.

Berikan pendapatmu dikolom komentar dibawah. Sepenuhnya artikel diatas adalah pendapat saya pribadi. 

Yuk Berlangganan Artikel Terbaru Gratis!

Contact Form

Name

Email *

Message *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel