Suka Duka Jadi Seorang Penulis dan Blogger!

Kali ini, saya akan sedikit mencurahkan isi hati saya, sebelumnya mungkin banyak orang juga yang enggak kenal saya siapa, saya hanya seorang pemuda yang bekerja sebagai Blogger dan Penulis, disamping pekerjaan saya sebagai seorang Web Developer pada perusahaan yang saya dan kawan kawan saya buat.


Disamping hal tersebut, saya sudah mulai menulis sejak tahun 2011, dan aktif kembali menulis mulai dari tahun 2018 sampai sekarang, sudah banyak konten yang saya tulis, mulai dari News, sampai Tutorial, baik itu di Blog ini, atau di situs lainnya. Namun ada banyak hal yang terjadi selama saya mendalami profesi ini, dan berikut akan saya bahas suka dan duka menjadi seorang blogger dan penulis. 

Dukanya Jadi Seorang Blogger dan Penulis

Pertama mungkin akan saya bahas dukanya dulu, karena kadang yang menyakitkan lebih terlihat dibandingkan hal yang menyenangkan. 

1#. Punya Haters

Ya saya akui, entah gimana, sebagus apapun konten yang saya buat, pasti ada yang gak suka dan benci terhadap hal tersebut, kadang dalam konten yang saya buat, misalkan News, kadang ada yang mencemooh, dan merusak niat saya untuk menjalankan profesi ini, sejujurnya saya jadi agak patah semangat karenanya, namun apa daya, itu hanya bisa saja jadikan sebagai kritik agar saya bisa terus berkembang kedepannya. 

2#. Kadang Gagal Dalam Menulis Konten

Menulis konten original ataupun rewriting sebuah artikel news, kadang akan sedikit mengalami kegagalan, terutama dalam artikel news, seorang penulis diwajibkan untuk melakukan translating dan juga mengambil sumber paling kredibel yang bisa ditemukan, agar semua itu tidak menjadi Hoax dan menyesatkan. Namun apa daya, kadang dalam pengambilan translating ada beberapa hal yang menjadi salah kaprah dan tidak bisa dibaca oleh orang, entah itu karena sumber bahasa inggris yang memang tidak baku atau karena skill bahasa inggris saya emang jelek. Dengan kata lain, bisa disebut konten saya gak nyampe ke pembaca karena kesalahan translate dan kesalahan kesalahan lainnya. 

Bahkan kadang ada beberapa orang yang terang terangan menyebutkan bahwa translate yang saya berikan jelek dan lebih mirip ke Google Translate. Ya saya akui memang saya menggunakan Google Translate untuk memahami sebagian kata yang gak saya ngerti. Tapi kembali lagi, semua hanya bisa saya jadikan pelajaran, dan kritik dan saran pasti akan saya terima dengan baik. 

3#. Susah Cari Ide Menulis

Sebagai seorang penulis, kadang saya jenuh, dan bahkan stack, tidak ada ide untuk menulis apa hari ini, meskipun saya sudah memiliki tips dan trik agar hal ini tidak terjadi namun kadang poin pertama dan kedua semakin membuat saya merasa "lah buat apa nulis lagi, toh banyak yang gak suka". 

Namun setiap hari saya pasti akan tetap menulis, meski ada kritikan pedas dan kritikan lainnya, semua hanya bisa saya jadikan pelajaran saja. Karena saya ingat sebuah pepatah, "We Learn as Long as We Life" sebuah kata paling bermakna yang hampir setiap saat saya temukan dari kelas 1 SD sampai saya lulus kuliah dari buku Sinar Dunia. 

4#. Kehabisan Waktu Untuk Brainstorm dan Mencari Ide

Masih terkait dengan hal sebelumnya, kadang saya malah menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari ide menulis, atau menghabiskan waktu memahami dan mencari sumber kredibel untuk menambah kualitas konten dan agar tidak menyesatkan pembaca. 

5#. Penghasilan Minimalis dan Dianggap Pengangguran

Yap, menjadi seorang penulis dan blogger memang terlihat menyenangkan, hanya dengan menulis saja sudah bisa dapet uang, namun apa daya, semua tergantung berapa jumlah page view yang didapatkan dari hasil tulisan tersebut. Terlebih untuk konten non Agama, Non Politik, akan sangat susah sekali mendapatkan pengunjung puluhan ribu perharinya. 

Selain itu kadang tetangga dan keluarga menganggap bahwa saya itu pengangguran, terlebih saya bekerja sebagai penulis dan blogger kan secara remote, dan bahkan aktivitas ngoding saya pun bekerja secara remote via versions control seperti github. Nah omongan tetangga kadang menyakitkan, dan kadang menggosipkan bahwa saya adalah sarjana nganggur. what!!!!

Suka Yang Saya Rasakan

Kadang selain duka ada juga suka yang saya rasakan selama menjadi seorang penulis dan blogger, yap berikut diantaranya :

1#. Mengenal Banyak Orang

Ya dengan menjadi seorang penulis dan blogger, secara tidak langsung kita bisa menambah koneksi kita dengan pembaca, misalkan saja dengan author dan penulis lainnya seperti mas @yafi dari www.techhijau.my.id, mas Febian dari Channel Youtube Kepoin Tekno, dan rekan rekan dari www.winpoin.com, contohnya mungkin saya kenal karena profesi saya juga sebagai penulis dan blogger. 

2#. Dikenal Banyak Orang

Saya memang orangnya agak tertutup dan cenderung introvert namun dikenal banyak orang bukanlah hal buruk juga, masih terkait dengan poin sebelumnya, jika kita mengenal banyak orang, otomatis kita juga dikenal dong. Dikenal banyak orang itu memiliki kelebihan dimana kita bisa dengan mudah melakukan sharing lebih mendalam, baik itu kepada follower kita disosial media, atau di jaringan offline. 

3#. Belajar Mengetik Cepat

Saya memang tidak bisa mengetik dengan 10 jari karena kelingking saya lemah, namun saya bisa mengetik lebih dari 58 kata permenit, dan tentunya akan terus meningkat seiring pengalaman saya menulis banyak artikel. 

4#. Mengerti Jurnalistik 

Setiap hari saya sering membaca lebih dari 10 halaman Website News, bahkan sempat juga melakukan wawancara secara langsung via sosial media, secara tidak langsung saya yang bukan lulusan ilmu komunikasi atau jurnalistik ini, mengetahui teknik mengenai penulisan yang benar, pengambilan konten yang sesuai, dan yang paling penting adalah mengetahui bagaimana konten yang dibuat tidak menjadi hoax dan dapat menyesatkan pembaca. 

5#. Menambah Pengalaman 

Yap, dengan menjadi seorang penulis dan blogger, secara tidak langsung akan menambah pengalaman dan ilmu saya seputar dunia teknologi, terutama saya sangat tertarik sekali dengan dunia ini, dengan semakin banyaknya artikel yang saya baca dan tulis, maka tentu saja pelajaran yang saya dapatkan akan semakin banyak. 

Kesimpulan

Kadang memang menjadi seorang penulis dan blogger ini kurang diminati oleh sebagian orang, terlebih untuk masyarakat Indonesia yang pengen Prank atau Hoax, saya lebih mengutamakan keaslian dan kevaliditasan sebuah artikel yang saya tulis agar tidak menjadi hoax dan intinya ingin menambah ilmu dan pengetahuan pembaca. Hanya saja kadang tidak semudah itu kita berbicara, kekurangan yang mengakibatkan kritikan dan bahkan cacian akan kita dapatkan, karena tidak semua orang suka dengan tulisan yang saya buat, namun sekali lagi masih ada banyak suka yang didapatkan, dan selama kita masih berfikiran positif, setiap cacian dan kritikan kita jadikan pelajaran agar kita semakin berkembang kedepannya. 

Ya maafin ya kalo tulisan ini panjang banget, karena memang saya hanya pengen aja curhat disini. Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa diartikel selanjutnya. 

0 Response to "Suka Duka Jadi Seorang Penulis dan Blogger!"

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel