Perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro

Hai guys, jika kalian pengguna Windows 10 rumahan kayak saya, yang emang menggunakan windows 10 untuk keperluan harian, maka kalian akan menemukan dua versi Windows 10 yaitu Home dan Pro, dan sama seperti yang dijual di Microsoft hanya ada dua Windows 10 yang dijual disana, untuk keperluan personal ya, berbeda cerita jika perusahaan dan edukasi yang emang Windows 10 ada versi alternatifnya untuk hal tersebut, contohnya Windows 10 Enterprise dan Educations.


Namun pada postingan kali ini saya hanya akan membahas Perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro. 

  • Windows 10 Home ($139.00)
  • Windows 10 Pro ($199.00)

Windows 10 Pro umumnya memiliki lebih banyak fitur, sedangkan Windows 10 Home terbatas dalam fitur dan fungsi didalamnya, sama seperti Windows 7 Pro dengan Windows 7 Ultimate.

Perbedaan paling terasa bagi saya adalah :
  • Windows 10 Pro (Support Hiper-V)
bahkan saya sendiri sebagai pengguna Windows 10 Pro gak mengaktifkan fitur ini.

Windows 10 Pro sudah mendukung Hiper-V atau sebuah software virtualisasi untuk menjalankan Sistem Operasi lain di Windows 10, namun jika kalian pengguna Windows 10 Home, maka fitur ini tidak ada namun masih bisa diakali dengan menginstal VirtualBox atau VMWare di Windows 10 Home Kalian.

  • Windows 10 Pro (Support Remote Desktop)

Remote Desktop adalah sebuah software yang digunakan untuk mengendalikan Perangkat Windows lain secara remote melalui jaringan, jika kalian adalah pengguna Windows 10 Pro, maka Remote Dekstop akan Preinstal dengan Windows 10 Pro kalian, sedangkan Windows 10 Home tidak ada, namun masih bisa diakali dengan menggunakan software Teamviewer kok.

  • Windows 10 Pro (Support Delay Updates)

Jika kalian agak males berurusan dengan Windows Update, maka di Windows 10 Pro kalian bisa mendelay atau menunda Windows Update, berbeda dengan Windows 10 Home, kita dipaksa untuk terus melakukan update windows yang emang kadang mengganggu banget.

Fitur yang hanya ada di Windows 10 Pro namun gak ada di Windows 10 Home, masih ada diantaranya :

  • Domain Join (Menghubungkan Domain Windows 10 dengan Domain Perusahaan atau tempat kerja)
  • Group Policy (Untuk mengatur User dan Group didalam Windows 10 kita)
  • Assigned Access (Untuk mengatur akses user hanya bisa membuka 1 aplikasi saja) 
  • Windows Store for Bussiness (Mengijinkan User untuk membeli lisensi dan perangkat untuk keperluan bisnis)

Namun 4 fitur diatas bahkan saya sendiri jarang banget menggunakannya, karena memang saya hanya menggunakan Windows 10 Pro ini untuk keperluan belajar, multimedia, ngulik, dan hal lainnya dan gak berhubungan dengan perusahaan. 

Kesimpulan :
Berdasarkan pembahasan diatas sebaiknya pengguna harus memilih versi windows 10 yang mana (Home / Pro), jika kalian tidak membutuhkan beberapa fitur diatas maka saya sarankan hanya untuk membeli lisensi Windows 10 Home saja, selain bisa menghemat beberapa ratus ribu rupiah, kita akan mendapatkan pengalaman Windows 10 yang sama, namun jika kalian adalah pengguna Professional untuk keperluan kerja dan lainnya saya sarankan untuk menggunakan Windows 10 Pro.

Lalu Windows 10 Home saya Original apakah saya harus upgrade ke Windows 10 Pro bajakan? Sebaiknya Jangan!, kenapa karena sebaik baiknya bajakan akan lebih bangga menggunakan Original meski dengan fitur terbatas. 


Yuk Berlangganan Artikel Terbaru Gratis!

0 Response to "Perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro"

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel