Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengalaman Kurang Menyenangkan Memperbaiki Laptop Ditempat Service BEC!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman yang mungkin bisa sedikit membantu kamu ketika kamu membutuhkannya. Sebenarnya ini bukanlah pengalaman saya pribadi sih, namun teman saya yang mengalaminya, tetapi saya juga selalu ikut bersamanya ketika melakukan perbaikan laptopnya. 

Masalah - Diagnosa Saya

Laptopnya adalah Asus A46CB dengan spesifikasi (Intel Core i5 3337U + RAM 6 GB yang saya tambahkan 2 GB + Nvidia 740M + SSHD 1 TB.). 

Secara spesifikasi laptop ini sudah cukup untuk menjalankan berbagai tugas dan project teman saya yang kebetulan dia adalah seorang lulusan dari Teknik Sipil, Autocad masih bisa dijalankan dengan lancar tanpa ada hambatan. Namun ada beberapa masalah karena perangkat sering digunakan diluar ruangan dan kurangnya perawatan. Masalah tersebut diantaranya (berdasarkan diagnosis saya):

  • Keyboard perlu diganti (sebagian tombol gak jalan)
  • SSHD perlu diganti (health 18%)

Rekomendasi Yang Saya Berikan

Pertama kali dia bertanya kepada saya adalah berapa harga yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki masalah ini, yang pastinya dia ingin laptopnya berjalan cepat dan optimal. Tentu saja jika dia ingin cepat, saya akan merekomendasikan SSD dan membeli HDD terpisah dengan HDD Caddy yang akan menggantikan DVD RW yang sudah tidak pernah digunakan lagi. 

Untk penggantian SSD dan HDD saya bisa sendiri karena saya membuka jasa perbaikan kecil kecilan dirumah saya, ya meski hanya teman teman saya yang konsultasi dan datang tapi alhamdulilah bisa membantu mereka. Namun guys ada sedikit masalah, dimana untuk perbaikan Keyboard saya gak bisa, karena diperlukannya sebuah solder untuk melepas keyboard yang memang terpasang dengan case depan laptopnya. Jadi saya rekomendasikanlah teman saya ini untuk memperbaiki semuanya di BEC atau Bandung Electronic Center. 

Proses Perbaikan

Nah kebetulan si temen saya ini punya kenalan yang bekerja sebagai seorang asisten dari tukang servicenya, lalu diajaklah saya kesana untuk ikut membantunya karena temen saya ini takut ketipu masalah harga dan lainnya. 

Catatan : Nama toko akan saya samarkan dan Dana utama adalah Rp1.500.000.

Jam 2.30 Siang, kami akhirnya sampai ke BEC dan langsung menuju lokasi di lantai 3? kalo gak salah karena penamaan lantai di BEC agak membingungkan. Lalu disana mulailah laptop temen saya ini didiagnosa permasalahannya, disana juga terlihat ada anak PKL yang sepertinya kurang paham dengan apa yang dikerjakannya. 

#Diagnosa Tukang Service

Setelah kurang lebih 10 menit melihat kondisi laptop, diagnosanya tepat seperti yang saya katakan diawal, dimana harus mengganti SSHD dan Keyboard. 

Tentunya si tukang service menyarankan untuk membeli SSD jika ingin cepat, dan HDD jika ingin memiliki banyak penyimpanan. Disana kita mengobrol masalah pilihan keduanya. Namun tentunya temen saya itu ya gimana saya karena bisa dibilang disana saya lebih mengerti masalah ginian. Oke disana temen saya mulai menanyakan harga. 

#Harga Hardware dan Biaya Pasang

Oh man, coba tebak berapa harga SSD? Rp450.000 itu untuk yang 128 GB/120GB Adata, itu SSD murahan loh, dan bisa kita dapatkan dengan harga dibawah Rp300.000, selain itu berapa yang ditawarkan untuk HDD? Rp600.000 untuk HDD Hitachi, come on, kita bisa mendapatkan HDD dari WD dengan garansi lebih baik dengan harga Rp.580.000. 

Kemudian disana saya berbisik pada temen saya, "wah kemahalan bro, mendingan kita jalan jalan keliling dan cari sendiri" kata saya. Kemudian kami tanyakan berapa biaya pasang keyboard, si tukang service jawab Rp.200.000 termasuk pasang. Oke karena saya juga gak bisa dan gak punya keyboardnya, saya mengoke kan. 

Setelah itu saya ngajak temen saya keluar dulu, sekaligus membahas keputusan yang akan diambil, lagipula si tukang service masih berkutik dengan salah satu laptop yang sedang diperbaikinya. 

#Keputusan Akhir

Keputusan akhir yang terjadi setelah beberapa lama berdiskusi antara saya dan temen saya diluar tempat service akhirnya memutuskan untuk hanya memperbaiki keyboard saja, dan kami akan membeli SSD + HDD + HDD Caddy diluar dan akan saya pasang sendiri dirumah. 

Setelah itu, langsung saja kami putuskan untuk memperbaiki keyboard saja dengan harga Rp200.000, jam 4 sore kami mulai meninggalkan laptop temen saya dalam jajaran laptop yang akan diperbaiki. (disini si tukang service masih memperbaki laptop orang)

#Membeli SSD dan HDD

Masih di BEC, kami naik kelantai 4, disana ada salah satu toko kepercayaan saya Megacomp, dan langsung saja kami cek harga harga disana. Dan akhirnya kami membeli SSD WD Green 240 GB dengan harga Rp480.000 dan HDD WD Blue 500 GB dengan harga Rp610.000. Jika dilihat dari value yang didapatkan pilihan kami masih lebih baik dengan yang diberikan tukang service tadi, dimana kita mendapatkan ukuran SSD yang lebih besar, dan garansi SSD dan HDD yang jelas dan terjamin. Disana kami juga membeli HDD Caddy seharga Rp85.000, kampret banget megacomp, karena dulu saya beli hanya Rp45.000. 

Setelah itu kami memutuskan istirahat dulu karena haus dan minum minum di food court dilantai atas. Jam 6 Sore kami kembali ke tukang service tadi berharap perbaikan sudah selesai. 

#Perbaikan 

Namun guys, perbaikan belum dilakukan karena si tukang service masih berhadapan dengan laptop pertama, dan pembeli laptop 2nd yang kurang mengerti apa apa. Aduh disana saya mulai kesel dah, niatnya saya mau ambil kembali laptop temen saya dan beralih ke tempat service lain, tetapi kami merasa tidak enak dengan kenalan si temen saya ini. Akhirnya kamu menunggu hingga jam 8 malam. 

Jam 8 lebih laptopnya akhirnya selesai diperbaiki, yang ternyata nih pemasangan keyboard tidak memerlukan solder, dan si tukang service hanya memasangkan lakban anti static sebagai penahan. (setelah saya searching ternyata disitus resmi asus, jika keyboard ingin diganti harus mengganti seluruh panel depan laptop). Sialan jika seperti itu harusnya kami bisa menghemat hingga Rp100.000, karena keyboard di tokopedia dan shoppee banyak beredaran. 

Ya akhirya setelah semuanya akan dipasang, saya bertanya, "bang kalo sekalian dibersihin dan ganti pasta berapa ya?" tanya saya karena sekalian aja belum ditutup panel belakangnya. 

Coba tebak bagaimana jawabannya? "boleh, tapi nambah Rp50.000".. Dalam hati "Fu*k" saya berkata. Padahal tinggal bersihin doang, tapi masih minta harga, Disana saya akhirnya tersenyum santai dan bilang "gak jadi deh bang" dan langsung saja ditutup panel belakangnya. 

Jam 9 kami akhirnya pergi dari toko itu, berkendara menjauh dari BEC dan meluncur kerumah saya dengan senyuman kesal karena hampir saja tertipu dengan harga yang diberikan. 

#Upgrade

Dirumah, setelah makan malam sisalah satu restoran dibandung, dan thanks buat herdy yang neraktir gue, wkwkwk. Kami akhirnya melakukan operasi kembali dimana saya memasangkan SSD dan HDD kedalam perangkat Asus A46CB itu. 


Pada operasi ini karena hari sudah malam, saya tidak membongkar kembali seluruh panel belakang dan membersihkan kipas dan pasta, lagian hari sudah menjelang jam 10 malam dan instalasi OS belum dilakukan. 

#Instalasi Windows 7

Waktu itu masih bulan desember dan Windows 7 akan dihentikan bulan berikutnya, namun kawan saya tidak mempedulikan hal itu karena dia jarang online dan kerjaannya offline. Jadi tidak masalah. 

1 Jam saya berkutik dengan Instalasi Windows 7, dan segala jenis software yang diperlukan, dan akhirnya semuanya normal, cepat dan optimal kembali. 

Kesimpulan, Harga Dan Value Yang Didapatkan

Memperbaiki perangkat memang sebaiknya dilakukan oleh orang yang lebih professional dan memiliki jam terbang lebih banyak, Namun awas jangan sampai kamu tertipu masalah harga, karena tukang service biasanya mengambil untung dari perangkat yang akan kamu beli, dalam hal ini SSD, HDD dan Keyboard. (Tapi perlu diingat, tidak semuanya ya, diluar sana masih banyak tkang service jujur, misalkan saya). Kami sendiri jika harus melakukan Full Upgrade di tukang service itu harus menghabiskan (SSD Adata 120 GB Rp450.000 + HDD Hitachi 500 GB Rp.600.000 + HDD Caddy Rp.100.000 + Keyboard Rp200.000) totalnya menjadi Rp1.350.000 (Dengan SSD Minimalis dan HDD Hitachi dengan klaim garansi agak susah jika di Bandung). Namun berdasarkan keputusan kami, akhirnya kami bisa mendapatkan barang dengan value lebih baik dibandingkan pilihan di tukang service itu (SSD WD Green 240 GB Rp480.000 + HDD Caddy Rp85.000 + HDD WD Blue 500 GB Rp.610.000) totalnya menjadi Rp1.375.000).

Jika dilihat berdasarkan harga, kami lebih mahal Rp25000, namun SSD kamu lebih besar dan lebih baik. Jadi itu harga yang pantas untuk dibayar. 

Nah begitulah cerita dan pengalaman kami, mohon maaf dan semoga bermanfaat. Selain foto SSD diatas, maaf banget saya tidak mengambil banyak foto terkait perangkat dan lainnya, karena masalah privacy pengguna, penjual dan lain sebagainya. 

Semoga bermanfaat. 
Gylang Satria
Gylang Satria Pengguna Nokia 6.1 Plus, Elementary OS, dan Windows 10 | Part of WinPoin . Pengen ngobrol seputar Windows dan Linux? hubungi saya via Twitter @gylang_satria.

Post a Comment for "Pengalaman Kurang Menyenangkan Memperbaiki Laptop Ditempat Service BEC!"