Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kustomisasi Yang Saya Lakukan di Windows Terminal


Windows Terminal, saya suka dengan Console baru buatan Microsoft ini, meskipun didalamnya masih sama, yaitu ditenagai dengan Windows Powershell, Command Prompt atau Windows Subsystem for Linux, namun dengan adanya Custom Themes dan beberapa fitur pelengkap lain menjadikan saya jatuh cinta dengan aplikasi ini. 

Terkait hal itu, beberapa waktu lalu saya pernah juga membahas Windows Terminal dan sedikit menjelaskan kenapa saya suka dengan Console baru ini. Nah pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membagikan apa saja yang saya ubah di Windows Terminal ini, beberapa artikel tutorialnya mungkin telah saya share juga di Windows Portal Indonesia, jadi pastikan kamu baca juga disana. 

Baca Juga :

Efek Transparan

Saya pernah menuliskan artikel tutorialnya pada halaman berikut, namun efek transparan yang saya berikan tidak terlalu transparan dengan hanya 0.9 level opacity, semua karena agar ketika bekerja dengan Windows Terminal dan aplikasi yang berjalan dibackground menampilkan warna putih, saya masih bisa melihat isi dari Windows Terminal dengan mudah. 



Untuk konfigurasinya saya hanya mengubahnya di Windows Powershell saja karena saya lebih suka bermain dengan Windows Powershell dibandingkan yang lainnya. Berikut adalah source code yang saya tambahkan di Settings.json. 

                / Make changes here to the powershell.exe profile.
                "fontFace": "Fira Code",
                "guid": "{61c54bbd-c2c6-5271-96e7-009a87ff44bf}",
                "name": "Windows PowerShell",
                "commandline": "powershell.exe",
                "hidden": false,
                "colorScheme": "OneDark",
                "useAcrylic": true,
                "acrylicOpacity": 0.9

Tema OneDark

Nah jika kamu perhatikan pada Source Code diatas, saya menggunakan colorScheme bernama OneDark, karena biar seirama dengan tema Visual Studio Code yang saya gunakan, selain itu agar tampilannya enak saja untuk dilihat. Untuk sumber Source Code saya ambil dari halaman thomasmauler. Dan berikut adalah Source Code yang saya tambahkan pada bagian schemes. 

{
            "name": "OneDark",
            "black": "#1e2127",
            "red": "#e06c75",
            "green": "#98c379",
            "yellow": "#d19a66",
            "blue": "#61afef",
            "purple": "#c678dd",
            "cyan": "#56b6c2",
            "white": "#abb2bf",
            "brightBlack": "#5c6370",
            "brightRed": "#e06c75",
            "brightGreen": "#98c379",
            "brightYellow": "#d19a66",
            "brightBlue": "#61afef",
            "brightPurple": "#c678dd",
            "brightCyan": "#56b6c2",
            "brightWhite": "#ffffff",
            "background": "#1e2127",
            "foreground": "#abb2bf",
            "cursorColor": "#aaaaaa"
        },

Font Fira Code

Sama seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya pada artikel Cara Mengubah Font di Windows Terminal, saya disini masih bertahan dengan font bernama Fira Code, salah satu font favorit saya, meskipun Windows Terminal sudah hadir dengan Font Cascadia Code, namun Fira Code tampak lebih menggoda. 

Kamu bisa mendownload Fira Code pada halaman GitHub berikut.


Nah terkait Font salah satu alasan kenapa saya suka dengan Fira Code adalah Ligaturenya yang cantik dan menawan. Tepat seperti yang saya tunjukan pada gambar diatas. 

Perubahan Command Dasar

Defaultnya untuk Copy, Paste dan Cut itu masih membawa default dari Windows 10, yaitu CTRL + C untuk Copy dan CTRL + V untuk Paste. Namun karena saya sering bekerja menggunakan SSH dengan Linux, maka tentu kombinasi itu agak sedikit membingungkan karena di Linux Terminal CTRL + C adalah untuk menghentikan paksa sebuah proses yang berjalan. 

Nah dengan itulah saya mengubah kedua Command dasar tersebut, dan berikut adalah Source Code yang saya ubah dan tambahkan agar sesuai dengan Command Copy Paste di Linux. Catatan : Kode ini dibawah keybingings. 

        {
            "command": {
                "action": "copy",
                "singleLine": false
            },
            "keys": "ctrl+shift+c"
        },
        {
            "command": "paste",
            "keys": "ctrl+shift+v"
        },

Nah itu saja mungkin beberapa yang untuk sekarang saya ubah dan tambahkan, jika kamu ingin mengikuti silahkan disesuaikan dengan baris kode yang kamu miliki di settings.json Windows Terminal.

Artikel ini mungkin akan saya update seandainya ada perubahan yang lainnya. Semoga bermanfaat. 


Gylang Satria
Gylang Satria Pengguna Nokia 6.1 Plus, Elementary OS, dan Windows 10 | Part of WinPoin . Pengen ngobrol seputar Windows dan Linux? hubungi saya via Twitter @gylang_satria.

Post a Comment for "Kustomisasi Yang Saya Lakukan di Windows Terminal"